Sebenernya saya sendiri juga tidak percaya
Berfose dengan latar belakang pelatihan web skpd dengan menggunakan multisite (13/07/22). Multisite skpd adalah ide dan rancangan saya pada tahun 2014, dengan tujuan utama untuk mengakomodir permintaan beberapa skpd yang ingin dibuatkan website dan juga sekligus meminimalisir adanya website-website SKPD yang dibuat tanpa maintenance yang memadai yang dapat mengakibatkan adanya celah bagi penyusup sehingga dapat merusak server webiste secara keseluruhan.
Hari senin sore tanggal 11 Juli 2022, adalah hal yang paling saya tunggu-tunggu waktunya, karena waktu itu berdasarkankan jadwal, fase terpenting dalam rangkaian proses migrasi server website utama pemkab kuningan (www.kuningankab.go.id) dari dedicated server milik sendiri yang di colocationkan di data center ardhosting JKt/BGR ke layanan Pusat Data Nasional akan dilaksanakan. Tepatnya pukul 15.30 setelah selesai mengikuti rapat seluruh pegawai diskominfo di aula diskominfo, saya berhasil melaksanakan perubahan nameserver di control panel domain kuningankab.go.id .
Tidak lama untuk melakukan perubahan nameserver domain kuningankab.go.id dari ns1.kuningankab.go.id dan ns2.kuningankab.go.id ke nscpl5.layanan.go.id dan nscpl6.layanan.go.id, hanya butuh waktu sekitar 10 menit dalam memproses tahapan itu, dari mulai login control domain, update nameserver, dan terakhir logout.
Memang waktu yang singkat tersebut sudah saya rencanakan dan upayakan agar durasi video capture proses dokumentasi perubahan nameserver tersebut tidak terlalu lama, cuma sayang hasil video rekaman terpotong percis ketika fase terpenting yaitu update nameserver. Setelah diingat-ingat mungkin saya tak sengaja meng-close tombol stop record ketika mau memindahkan windows dialognya ke bawah layar, dan memang waktu itu (ketika menggeser windwos-nya) konsentrasi saya terpecah ketika rekan kerja saya pa Ayi Satriana masuk ruangan dan ke meja kerja saya menanyakan kabel HDMI bekas rapat SPBE hari Jumat 2 hari sebelumnya.
Dengan tidak dipakainya nameserver ns1.kuningankab.go.id dan ns2.kuningankab.go.id berarti usai sudah perjalanan penting dan berat sebuah dns server/nameserver tersebut sejak saya membuatkanya pertama kali pada tahun 2012, karena sejak perubahan itu DNS untuk domain kuningankab.go.id berhenti dan digantikan oleh layanan DNS Pusat Data Nasional (nscpl5 dan nscpl6).
Proses Propagasi DNS ternyata tidak memakan waktu lama, saya cek malemnya ternyata laptop saya dengan jaringan hotspot telkomsel sudah mengarah ke server baru, dengan munculnya tampilan website yang menampilkan flashscreen berlatar belakang video profil kuningan.
Dengan sudah mengarahnya domain kuningankab.go.id ke server baru pada senin malam tersebut berarti kekhawtiran saya akan tidak resolve-nya DNS ke server PDN pada saat Launch dan Pelatihan Web SKPD pada hari Rabu (13/07) dalam rentang waktu 2 hari setelahnya bisa terhempaskan.
Tidak hanya migrasi server, pada tahun ini juga website utama dan multiste SKPD mengalami proses upgrade/redesign dengan cms yang berbeda dengan sebelumnya yaitu wordpress 6 dimana pelaksanaanya menggunakan jasa pihak ketiga. Update/upgrade ini harus dilaksanakan mengingat CMS drupal 7 yang merupakan tool pengembangan website yang lama sudah tidak didukung lagi oleh komunitas drupal.org, sehingga demi kelancaran dan keamanan, website tersebut harus di Rebuild dengan versi terbaru atau system yang baru, yang masih terus di dukung oleh vendor/komunitasnya dengan jangka waktu yang masih lama.
Dan akhirnya, pada hari rabu (13/7) acara launcing dan bimtek web skpd akhirnya bisa terlaksana, yang dibuka oleh pimpinan daerah, dan diikuti oleh seluruh SKPD.
Ada dua kendala/masalah yang akan timbul pasca migrasi yang memang sudah saya prediksi beberapa saat setelah mirasi yang berdasarkan pengalaman pengalaman sebelumnya, baik migrasi server maupun migrasi subdomain, masalah tersebut juga seingat saya sudah saya utarakan ke bu roro dan saya laporkan juga ke bu kabid setelah di WAG diskominfo muncul isu-isu bahwa website tidak bisa diakses.
Yang pertama muncul adalah validitas SSL, yang menyebabkan akses web via https terganggu, yaitu browser memberitahukan bahwa HTTPS tidak valid, sehingga diperingatkan akan bahaya yang timbul ketika mengakses web yang tidak valid SSL karena masih berbentuk self-sign certificate (-- punten bukan tidak bisa diakses seperti yang timbul di WAG selasa pagi itu), tetapi hal ini biasanya akan normal kembali secara alamiah dengan adanya fitur AutoSSL di WHM dengan waktu yang tidak lama. Tetapi akhirnya karena tidak kunjung valid akhirnya saya gunakan teknik migrasi SLL dari server lama, dan alhamdulillah validitas DNS sudah bisa diatasi secara bertahap sehari setelah launching/bimtek.
Yang kedua masalah yang timbul ketika migrasi server ke tempat yang berubah IP address adalah masalah sistem transportasi email, biasanya email yang berubah IP akan dianggap sebagai spam dan di blokir oleh provider2 internet, sehingga email akan di tahan ataupun di balikan lagi, kendala ini berdasar pengalaman saya memindahkan server dari server colo JKT ke VPS di data center diskominfo akhir tahun 2018 bisa bermingu minggu. Namun sangat mengejutkan saya ternyata sistem transportasi email bisa lancar kembali pada hari jumat 15/7, dimana email yg dikirim atau ditujukan ke email terkanal (gmail/yahoo) dapat dikirm/diterima. Perlu saya informasikan juga bahwa server website kuningankab.go.id dan server mail @kuningankab.go.id di Pusat Data Nasional menggunakan server terpisah, website menggunakan server berbasis cpanel tanpa quota email, sedangkan email di tempatkan di server lainnya yang disebut dengan multi maildomain kemenkominfo.

Lantas apa hubungan judul artikel ini dengan isinya, karena seperti tidak berhubungan dengan isinya, ya memang sengaja saya buat judulnya supaya terhidar dari hal-hal serius dan mencekam, dan agar tidak ada kesan mencolok.
Seperti yang saya sering tuliskan di blog web ini ataupun di vlog youtube bahwa ada 1 atau 2 orang yang selalu membisikan saya dan juga mungkin orang-orang di sekitar saya baik explisit maupun tidak explisit, ucapan nyata baik langsung atapun tidak langsung, pelan ataupun keras, yang isinya mengatakan ketidak percayaan bahwa saya yang mengoperasikan semua ini, bahkan lebih-lebih bisikan tersebut mangatakan yang mengoperasikannya bukan saya tetapi orang lain dengan justifikasi/alibi selembar kertas, sehelai foto ataupun sedetik/seminit kejadian.
Perlu saya ulang lagi untuk sekian kalinya disini bahwa dari mulai adanya aplikasi dan konten website sejak 2007-2022 adalah saya sendiri Administrator-nya, bahkan 2009 saya upgrade web tersebut dari drupal 4 ke drupal 6 semuanya oleh saya (kecuali banner web dibikin pihak lain). kemudian upgrade 2014 saya yang bikin dengan theme oleh pihak ketiga (visigraphic), dan 2016 theme di-responsivekan oleh pihak ketiga juga (intiwebs).
Kemudial multisite baik itu SKPD tahun 2014 maupun Desa tahun 2017 itu adalah ide dan rancangannya adalah saya, webnya saya yang buat, kecuali theme di upgrade dengan membayar pihak ketiga (intiwebs), modul pengelolaannya pun juga saya yang bikin, bahkan saya sendiri yang setup setiap tahunnya one by one.
Memang ketika pertama kali sosialiasi multisite SKPD tahun 2014 atas pertimbangan keberlangsungan hari pelaksanaan saya memilih menggunakan orang lain untuk mengajar. tetapi tahun-tahun berikutnya saya mengajar langsung, dan bebera tahun belakangan pa nandang RTIK yang mengajar.
Selanjutnya mengenai domain kuningankab.go.id, seperti di tulisan lainnya di sini bahwa sejak 2008-saat ini adalah saya yang pegang.
Selanjutnya Infrastuktur websitenya, dalam hal ini hosting sejak 2008, hosting saya yang pegang, ada beberapa periode terpaksa pindah-pindah hosting juga saya memindahkan, bahkan sempat juga kita bergabung di hosting kemenkominfo walau hanya 1 tahunan,
Tahun 2012 Infrastruktur website pemkab kuningan mengharuskan memiliki server sendiri, maka tahun itu kita menggunakan VPS, selanjutnya tahun 2013 dikarenakan VPS sering down, akhirnya kita menggunakan Dedicated Server milik sendiri yang di colocationkan di gedung cyber ( -- pemilihan spek server, pembelian, instalasi base os server di kantor, pemilihan perusahaan dan tempat colocation, setup di lokasi colocation gedung cyber dan install WHM secara remote di kantor pada saat itu tahun 2013 semuanya saya yang melakukan, -- punten tidak ada pihak ketiga dan tidak ada biaya tenaga ahli manage server dari mulai 2013-saat ini).
Seiring dengan penggunaan dedicated server maka muncul juga infrastruktur pendukung server lainnya seperti Backup DNS, backup data server ke Google Drive (cuma 6 bulan, itupun karena saya dapat bonus 1 TB dari google), layanan hosting, semuanya saya yang setup dan manage. Dan yang terakhir ini menjelang penghentian colocation server yaitu backup data ke VPS IGCP PDN juga saya yang melakukan.
Perlu saya utarakan juga bahwa selain memanage kegiatan yang memang tufoksi pengelola web diatas saya juga membantu tugas-tugas di bidang seksi lain yang berkaitan dengan Virtualisasi Server(proxmox), layanan VPS, dan juga layanan yang semuanya saya tulis di rangkaian apa yang telah saya lakukan di halaman depan.
Nah saudara-saudara apabila saya melihat history di atas, dari mulai memegang domain, mengelola website utama dan multisite, membuat modul pelatihan multisite SKPD, mengelola infrastruktur server dan turunannya, sepertinya bukan hanya orang lain yang tidak percaya, bahkan saya sendiri juga tidak percaya bahwa saya sanggup untuk melakukannya, tak terbayang saat-saat itu bahwa saya begitu rajin, semangat, kuat dan disiplin, dan tentunya saya menyertainya optimis dan percaya diri.
Alhamdulillah di pertengahan tahun ini, tepatnya 13 Juli 2022 saya selesai mengemban amanah yang cukup krusial dan begitu kaya pengalaman dan wawasan yaitu dengan dihentikannya server colo sebagai server web utama pemkab kuningan dan dipindahakannya infrarstruktur website ke layanan hosting PDN kemenkominfo, begitu juga dengan pengelolaan aplikasi cms website utama dan multiste SKPD yang diserahkan/dibangun oleh ke Pihak Ketiga.

Semoga Allah SWT menerima setiap amal sholeh dan selalu membimbing di jalan yang lurus. Amin.
للَّهُمَّ أَنْتَ رَبِّيْ لاَ إِلَـهَ إِلاَّ أَنْتَ، خَلَقْتَنِيْ وَأَنَا عَبْدُكَ، وَأَنَا عَلَى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَا اسْتَطَعْتُ، أَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا صَنَعْتُ، أَبُوْءُ لَكَ بِنِعْمَتِكَ عَلَيَّ، وَأَبُوْءُ بِذَنْبِيْ فَاغْفِرْ لِيْ فَإِنَّهُ لاَ يَغْفِرُ الذُّنُوْبَ إِلاَّ أَنْتَ
Allahumma anta rabbii laa ilaaha illaa anta khalaqtnii wa anna ‘abduka wa anaa ‘alaa ‘ahdika wa wa’dika. mastatha’tu a’uudzu bika min syarri maa shana’tu abuu u laka bini’ matika ‘alayya wa abuu-u bidzanbii faghfir lii fa innahu laa yagfirudz dzunuuba illa anta.
Ya Allah Engkau adalah Tuhanku, tidak ada Tuhan selain Engkau yang telah menciptakanku, sedang aku adalah hamba-Mu dan aku diatas ikatan janji –Mu. Dan Aku berjanji kepada-Mu dengan semampuku. Aku berlindung kepadamu dari segala kejahatan yang telah aku perbuat. Aku mengakui-Mu atas nikmat-Mu terhadap diriku dan aku mengakui dosaku pada-Mu, maka ampunilah aku, sesungguhnya tiada yang boleh mengampuni segala dosa kecuali Engkau.”
-- sekian
- 55 views
