Questions and Answers

Setelah melihat kumpulan Konten "WHAT I HAVE DONE AND WHAT I AM DOING", membaca Blog, melihat rekaman video/Vlog, serta pengantar di halaman About. Tibalah saatnya saya lengkapi konten web ini dengan dengan langsung membuat halaman Questions And Answer.

Dilarang membaca pertanyaan ini kalau anda tidak berharap menjadi "Some One Out There"

1# Siapa Admin Web Pemda

SUDAH TAHU --- , Eh baru aja saya memulai menulis jawaban-nya, tetapi langsung dapat bisikan "SUDAH TAHU !", memang bisikan selalu ikut kemana pun saya berada.

--tunggu lengkapnya.  

Membuat konten FAQ terkait bisikan "Siapa Admin Web Pemda", dimana saya dengar bisikannya dengan jelas minggu minggu lalu tepat di belakang kepala saya, ketika saya duduk mengoperasikan laptop di meja kerja saya.

Hari ini saya seperti biasa  menghabiskan weekend ke cirebon, bermain sambil ketemu teman untuk diajak makan bareng, dan hari ini seperti sesuatu yang spesial saya membawa laptop untuk menulis konten yang cukup spesial juga, terkait sebagai seorang admin website pemda.

Tapi karena keterbatasan waktu, saya hanya sempat membuat buat judul kontennya saja, karena tak terasa setelah makan nasi goreng rawon dan ngobrol2 waktu sdh pukul 16,00. saya cek out dan jalan-jalan lagi mencari makan penutup di kebab wahidin.  O iya saking panasnya dalam perjalanan naik motor kng crb, sebelum menjemput teman dan makan disitu, terlebih dahulu saya mendinginkan kepala dan tubuh yang basah keringat dengan masuk gragemall, dan beristirahat sambil menenguk minuman di kedai chatime lantai dasar.

UPDATE 2023/10/16 20:15

Saya bisa menebak kenapa Anda ( yang membisiki saya "SUDAH TAHU !" ) tahu siapa Admin Web Pemda, ya karena sesuai pola-pola buka tutup yang selama sepuluh tahun lebih ini terjadi yaitu apabila ada keterbatasan maka informasi akan dibuka, sebaliknya apabila tidak ada keterbatasan maka sampai kapanpun informasi tersebut akan tertutup dari Anda.

Ya sekarang Anda sudah mengetahui siapa Admin Web Pemda, perlu saya sampaikan bahwa SAAT INI (per Mei 2022) pasca website pemda di upgrade ke Wordpress, ada 3 user di website "kuningankab.go.id/home" yang memiliki level Administrator yaitu yaitu Pa Nanan RTIK mantan, Pa Aris RTIK Crb, dan Saya Luki Sugianto ( lihat video ini, screenshot ini ). Nah apakah menurut Anda hanya satu???. Begitu sebaliknya Anda mungkin tidak pernah mendapat informasi siapa Admin Web Pemda website kuningankab.go.id sebelum mei 2022.

Coba liat video ini, dan screenshotnya, terlihat jelas bahwa saya Luki Sugianto adalah satu-satunya pemegang tunggal user level administrator website kuningankab.go.id sebelum Mei 2022, atau lebih jauhnya lagi saya adalah Admin Web Pemda Kuningan sejak website resmi pemkab kuningan berdomain kuningankab.go.id tahun 2007 silam ( evidence surat tugas ). 

Ketika kurun waktu sebelum Mei 2022 saya mendapat prasangka/bisikan selentingan tentang posisi duduk admin web pemda, dimana posisi duduk admin adalah ketika seseorang berhasil login ke website pemda kuningan, tanpa melihat lebih jauh user interface dari halaman konfigurasi dari seseorang yang berhasil login tersebut.

Perlu di fahami bahwa pemegang user admin website pemda bukanlah satu-satunya orang yang bisa login ke halaman konfigurasi web pemda, tetapi ada beberapa user yang bisa login dengan hak otorisasi akses konten yang berbeda-beda. Perbedaan ini ditunjukan di halaman awal ketika user berhasil login, dibagian atas (khusus drupal) ada "toolbar/shortcut pengelolaan konten" yang perbedaannya sangat jauh antara user yang memiliki batasan otorisasi dengan user level administrator.

Nah pembagian user ini sudah saya terapkan sejak awal sebagai admin web pemda tahun 2007 silam. Ada cerita kisah nyata tahun 2008/2009 silam, waktu itu selain saya sebagai admin yang bisa login web pemda, ada ibu santi di bidang inkom yang bisa login web pemda, tetapi ibu santi hanya bisa meng-input dan edit berita, waktu itu dia diberi tugas oleh kabid-nya (kabid Inkom) saat itu untuk mengcopy paste berita online di radarcirebon.com ke web pemda. Nah pernah suatu hari dia memposting berita yang agak sensitif sehingga timbul reaksi dari personil yang diberitakan, karena dia hanya bisa akses input dan edit, maka saya sebagai admin yang hanya bisa menghapusnya, nah kebetulan ketika ada telpon untuk dihapus waktu itu sudah malem, sedangkann di rumah tidak ada internet, sehingga demi kecepatan saya kirim password admin web pemda kepada pa almh wawanmulyanto yang malam itu ada di kantor, untuk menghapusnya ( maaf cerita ini tidak ada evidence-nya ).

Kemudian tahun tahun berikutnya memposting berita hanya di lakukan oleh tim PSI/TKBPE/APTIKA dimana saya sebagai admin dan pa aris kadarisman sebagai user level "hanya-pengisi-berita" yang bertugas memposting berita daerah dan pemerintahan, dimana sumber beritanya diambil dari blog humas kuningan,( lihat video ini lagi, screenshotnya ini -- NB: pada saat video tersebut direkam, status user aris c.q. "sikasip-aris-pde" sudah diblokir dan posisi pemerannya juga kosong, mungkin saya hapus sejak pindah menggantikan posisi Bu Yuli dan berpindah juga awal 2020 ke Seksi Keuangan lantai bawah ). Sedangkan user lainnya seperti terlihat yaitu "tkpbeyudiana" dia tidak aktif memposting tetapi hanya sesekali posting di awal pembuatan usernya, sedangkan lainnya itu user-user siswa PKL. 

Perlu diketahui juga bahwa dalam kurun waktu itu, saya juga mempunyai user akun dengan nama  "superadmin.lukisugianto.mobile", dengan level "hanya-pengisi-berita" dan "pe-revisi-berita", latar belakangnya hanya karena pertimbangan keamanan dan kenyamanan ketika saya harus melakukan posting ataupun me-revisi berita di perangkat lain. ( lihat screenshotnya ini ).

Begitu juga ketika jenis konten bertambah, dahulu ada konten "info harga pangan", maka dibuatkanlah user yang memiliki otorisasi menginput/edit/hapus konten harga pasar, dan waktu itu usernya di pegang langsung oleh pa adang disperindag dengan nama akun "Skpd.Disperindag.Adang" ( screenshot ini ), tetapi di bulan Pebruari 2022 terpaksa di-input langsung oleh bidang aptika c.q. pa fikram dan Anak PKL dengan nama user "diskominfo-aptika-fikram" dan "20220208-siswa-pkl-sembako" ( screenshot ini ).

Begitu juga ketika Bidang Inkom ikut berkontribusi menambah konten berita berkategori "berita desa", maka dibuatkanlah user yang memiliki otorisasi menginput/edit/hapus "berita desa" tersebut, dan waktu itu kontributor beritanya sekaligus pemegang usernya adalah pa yudi suprayudi dengan nama akun "bid-ikp-ysuprayudi" ( masih di link video sebelumnya, screenshotnya ini ).

Nah begitu juga ketika awal Januari tahun 2020, dimana bidang INKOM mempunyai tugas peliputan berita pimpinan daerah, maka mereka ( pa topan, pa yudi, pa anjar dll ) langsung dibuatkan user dengan otorisasi hanya memposting/edit/hapus berita daerah dan pemerintahan ( masih di link video sebelumnya, screenshotnya ini ).

Nah sejak awal Januari 2020 itulah maka saya selaku admin web pemda tidak terlibat lagi dalam posting berita, semua di kendalikan (input/edit/hapus) oleh Tim Publikasi Bidang INKOM. Proses pengendalian konten berita ini akhirnya berlanjut sampai dengan Mei 2022 ketika website dilakukan upgrading menggunakan Wordpress dan terus berlangsung sampai saat ini dimana berdasarkan informasi bahwa user posting berita saat ini di pegang juga oleh sekretariat daerah bagian prokompim.

Jadi seperti itulah proses pembagian user di website pemda, jadi tidak hanya user level admin yang bisa login dan memposting konten, tetapi ada user-user lain yang selalu login-logout sesuai dengan otorisasinya.

Jadi kalau Anda tahu siapa Admin Web Pemda dengan mengacu kepada proses login website, saya pastikan anda keliru, bahkan lebih parah lagi saya melihat anda tahu Admin Web Pemda berdasarkan seseorang yang membuka web pemda di ruang PSI/TKBPE/APTIKA, itu juga jelas Fatal, karena web pemda bisa dibuka oleh siapa saja yang ada di bidang PSI/TKBPE/APTIKA.

Demikian, untuk evidence video dan screenshot belum belum dilink-kan/dibuatkan, ditungu saja update-nya.


UPDATE 24/10/2023 14:15.

Maaf update konten F&Q kali ini saya tidak akan meng-update evidence sesuai rencana diatas, tetapi saya ingin tambahkan lagi sesuatu tentang posisi saya yang kebetulan baru ingat hari ini, yaitu tentang Superadmin Multisite SKPD/Kec dan Multisite Subdomain Web Desa.

Jadi selain sebagai Superadmin Website Pemda seperti diatas, saya sampaikan juga bahwa saya satu-satunya Superadmin dari Multisite SKPD/Kec SEBELUM sistem multisite SKPD di upgrade tahun 2022 ( Pengelolaan multisite liat video ini dan video ini, dan untuk jenis user liat paragraf 3 keterangan vlognya ), dan sampai SAAT INI saya masih sebagai satu-satunya superadmin multisite Subdomain Web Desa yang belum di upgarde ( lihat video ini ).

Sehingga untuk multisite SKPD/Kec sejak di-upgrade dengan wordpress 2022 DIHANDLE oleh 1 (satu) akun, dimana Akun tersebut di pegang oleh berbagai pihak yaitu Saya Luki Sugianto, Pa Nanan RTIK Mantan beserta rekan Tim-nya ( screenshot ini, screenshot ini, dan screenshot ini ).

Begitu juga untuk website FlashScreen Video yang mulai ada sejak berbarengan dengan upgrade website utama/multiste SKPD tahun 2022 ini, juga dipegang oleh 2 (dua) akun admin, dimana salah satu akun adminya dipegang saya dan pa Nanan RTIK Mantan, sedangkan akun admin sisanya saya tidak tahu posisinya dimana, tetapi saya perkirakan ada di Tim Pa Nanan RTIK Mantan ( screenshot ini ).

Ok begitu saja tambahannya, mohon di tunggu update link video dan evidence screenshotnya.

 

UPDATE 25/10/2023 19:02.
Mangga untuk evidence link video dan screenshot di bagian UPDATE 2023/10/16 20:15 telah disisipkan, begitu juga ada beberapa kalimat yang kurang sempurna sudah saya perbaiki/lengkapi, mangga di baca ulang aja.

Untuk bagian UPDATE 24/10/2023 14:15 masih on progres, ditunggu update-nya, OK.

 

UPDATE 25/10/2023 20:55.
Mangga untuk bagian UPDATE 24/10/2023 14:15 sudah di disisipkan evidencenya, lengkap dengan link video baru yang hanya tesimpan di website ini yang isinya juga menjelaskan perbaikan kalimat di bagian tersebut. 
Dengan demikian, maka tuntas juga jawaban terkait konten FaQ "Siapa Admin Website Pemda?", mudah-mudahan semua penjelasan dan evidence dapat diterima, menjadi pencerahan bagi yang berkepentingan, dan membawa manfaat/kebaikan bagi persoalan saya. Amin. Terima Kasih, Wassalamu'alaikum Wr. Wb.

2# Ngabohong Sia Intiwebs, Mulyadi !

Dari suaranya bukan pa yusup sopyan, bukan pula mirip alm wawanmul, apalagi mirip alm cecep syamsul, dan bukan puka si berik yang selalu membisiki saya "Luk Luk Luk"..... entahlah siapa.

Ok nanti saya jawab, saya catet dulu pertanyaannya, keburu lupa..

ditungggu

Update : 02/10/2023 18:18

Jadi kalo melihat haruslah komprehensip, utuh dari awal sampai ahir, melihat dan mendengar secara menyeluruh, dan tujuan utama dibuat web ini adalah agar "some one out there" bisa melihat secara lengkap dan utuh versi saya. Janganlah anda hanya melihat secuil data, tanpa menyampingkan data lainnya, karena berakibat merugikan pihak lain.

Termasuk dalam masalah menilai siapa peng-upgrade theme website kuningankab.go.id menjadi responsive tahun 2015, dan pembuat theme dekranasdakuningan.id, di halaman project saya tuliskan pembuat theme-mya adalah intiwebs, dan memang betul intiwebs. pasti di invoice dan kwitansi tertera nama perusahaan itu. Tetapi andaikan mungkin di kwitansi dekranasdakuningan.id hanya tertera nama mulyadi, mungkin ada pertimbangan lain dia tidak mencantumkan nama perusahaannya, karena saya contact yang kedua kali itu lebih ke personil.

Kemudian kalo anda juga mengecek situs web intiwebs, memang disana tidak ada nama "Mulyadi", tetapi anda akan melihat di situ ada personil "Front End Developer" yang bernama "IMUNK", nah itulah yang bernama Mulyadi.

Jadi jelas ya, saya ga perlu lampirkan evidence kwitansi dll, saya kira cukup beberapa paragraf ini. kemudian saya ga bahas nama itu untuk kaitannya dengan bisikan bisikan lainnya terutama ketika ada bisikan siapa saudara-nya, yang dijawab dengan mantan atasan saya dengen "Theme!", yang di response oleh orang itu dengan menyebut panggilannya menjadi IMUNK. Begitu juga bisikan si berik "Luk Luk Luk" yang suaranya pelan seperti mau intercept, karena saya tidak memperdebatkan masalah saudara dan bisikan yang sekedar menyapa nama saya, saya hanya akan menjelaskan di website ini bisikan-bisakan yang bernada pembohonganketidakadaan dan pencurian identitas saya.

3# Nang reinstal sahaaaaaaaa

Mungkin ini reaksi dari tulisan saya yang barusan beberapa menit sebelumnya release, sudah berbaring di kamar terdengar bisikan yang kemungkinannya adalah bisikan pa yusup sopyan "Nang Re-Install Sahaaaaa!". Ya besok saya jawab, tidur dulu... tapi upsss, disamping saya terdengar bisikan halus seorang laki-laki lainya dengan berkata "jawabbbb"


Update 01/10/2023 :

Maaf karena kesibukan, tulisan QandA ini tidak bisa saya lengkapi keesokan harinya yaitu tanggal 27 September 2023, tetapi baru sempat malem ini 01/10/2023 start pukul 21:21 WIB.. waduh seperti biasa, ponakan saya zey lewat di belakang saya dari kamar tidurnya menuju kamar mandi belakang ketika saya nulis QandA ini (--sebutan "zey" mirip atasan saya yang panggil anaknya yang cewe tapi ponakan saya ini laki-laki 23tahunan, dan mirip juga panggilan/sebutan pa anjar beberapa tahun lalu).

Saya mengerti si pembisik melontarkan bisikan itu berdasarkan tulisan ini, tanpa melihat tulisan saya lainnya di kategori itu, juga tentang ini. Pertanyaan di atas sama dengan bisikan-bisikan lainnya yang tidak menggunakan kalimat utuh lengkap yang mengandung unsur SPOK, karena lebih bersifat menyindir dan ambiguitas supaya cari aman.

Oleh karena itu sebelum saya jawab, sebaiknya saya lengkapi pertanyaannya biar lebih komprehensip, sehingga pertanyaan itu lengkapnya adalah begini "Nang Re-Install Saha Server Proxmox tahun 2020 tempat dimana VPS BackupDNS (server2/serverdns.kuningankab.go.id) berada?". Sebelum saya jawab juga saya perlu menafsirkan bisikan itu sehingga bisa memiliki maksud seperti ini "Kalo server proxmoxnya di re-install-nya si A, BERARTI VPS-VPS di dalamnya yang dalam hal ini VPS backupdns berarti di-install juga oleh si A", tafsiran BERARTI itu bisa di perdalam lagi menjadi lebih faham, lebih menguasi, dan lebih berjasa, dan lebih-lebih lainnya.

Saya tidak akan jawab siapa yang reinstall server proxmox tahun 2020 tempat dimana VPS BackupDNS berada, bukan karena anjuran pembisik lainnya yang mengatakan Teu Perlu Ditanya, tetapi karena sudah jelas di tulisan ini ada jawabanya. Saya hanya akan jelaskan bahwa VPS backup DNS adalah saya semuanya yang install, dari mulai setup dan konfigurasi container VPS di server proxmox (--saya punya akses proxmox VPE dengan level superadmin), sampai dengan konfigurasi dan maintenance VPS backup DNSnya itu sendiri.

Saya juga ingin sampaikan bahwa server proxmox itu, sesuai dalam  tulisan ini , bahwa saya lah orang pertama dan satu-satunya yang mengoperasian server proxmox dari sejak ada tahun 2017 (Proxmox Versi 4) sampai dimatikan di awal tahun 2020 ( server tersebut di bawah naungan bidang TKBPE/APTIKA), dan setelah tidak dioperasionalkan kemudian server tersebut diserahkan ke Bidang ITIK tahun 2020 yang menjadikannya di re-install sesuai dengan pertanyaan pembisik.

Nah berkaca pada pertanyaan "siapa yang re-install server proxmox tahun 2020?", saya balik bertanya "Siapa orang yang menjadi pengelola server proxmox (root) sejak ada di tahun 2017 sampai dimatikan di awal tahun 2020?". pertanyaan balik ini juga seyogyanya dapat di implementasikan di makna kata BERARTI diatas.   

Silahkan gunakan fitur searching di halaman depan, masukan keyword "Proxmox", hasilnya ada sekitar 16 konten yang berkaitan dengan proxmox dan kaitannya dengan bisikan-bisakan lainnya.

Demikian, mudah-mudah percaya dan menjadikannya saya tidak menjadi sasaran fitnah.

4# Bikeun serverna

Tidak ada asalan apapun yang bisa mengharuskan pengelolaan server website (server1.kuningankab.go.id) untuk diberikan kepada bidang lainnya, walaupun alasan pembisik bahwa server itu adalah server hosting,  dimana tufoksi hosting sejak saya 2018 saya liat ada di bidang ITIK.

Sesuai dengan nama servernya bahwa server1.kuningankab.go.id itu adalah server website resmi pemkab kuningan yang sudah ada sejak 2012/13 silam, dimana pada saat itu belum ada bidang yang mengelola hosting, maka secara otomatis kita sebagai pengelola website adalah pihak yang harus mengelola servernya, disamping secara kaidah juga seperti yang saya jelaskan di q and a sebelumnya bahwa pengelola server aplikasi A,adalah pengelola aplikasi A.

Adapaun sejak 2016 kita terima hosting domain lain di server itu karena lebih ke pemanfatan berbagi pakai saja, karena selama resource cukup dan tidak mengganggu tidak masalah ada kita terima hosting, disamping tidak juga mengambil tufoksi lain, begitu juga yang sipatnya hosting subdomain kuningankab.go.id.

Kemudian Alasan pembisik minta server dipindah juga karena tambahan haridisk 2x1 TB tahun 2019 dari mereka juga tidak beralasan, karena sebenernya di seksi PPI juga tersedia anggaran untuk membeli yang hrhanya hanya 5jutaan itu, tetapi bu kabid wetty keukeuh harus dari infras, walaupun pada 2013 anggaran beli server itu dari seksi pde/ppi.

Alasan berikutnya karena website utama sejak 2022 dipindah ke PDN juga masih belum bisa, karena sampai saat ini masih ada website2 subdomain desa yang masih dikelola PPI, disisi lain server tersebut kedepan akan di ubah namanya menjadi SERVER WEBSITE skpd/unit kerja lingkup pemkab kuningan dan server khusus aplikasi bidang aptika.

Saya kira jangan anda meminta, tetepi maintenance dan upgrade lah vps serverhosting.kuningankab.go.id yang baru ada tahun 2021 silam, yang saya sendiri install atas ajakan/perintah pa heri juheri yang baru mutasi waktu itu ke kelurahan ( penamaaan serverhosting.kuningankab.go.id itu juga saya bikin supaya merujuk kepada kaidah ), ya perlu diupgrade karena sampai saat ini itu masih VPS dengan quota lisensi yang sudah penuh, selain itu juga belum bisa menerima hosting domain luar, sehingga hosting domain luar seperti masjid-syiarul-islam.or.id, konikuningan.or.id masih di hosting dan dilayani Seksi PPI memalui server website pemkab kuningan (server1.kuningankab.go.id).

Kemudian khusus untuk VPS VPS atau yang bernaung dalam Virtual Data Center (VDC) PDN, seperti saya jelaskan di WAG data, saya menyebutkannya dengan "Masih dipegang saya", yang berarti memang saya berpendapat, bukan seharusnya saya yang pegang di bidang Aptika, walaupun pendapat lain juga muncul tentang ini seperti halnya hosting bahwa itu di bidang Aptika.

Demikian.
 

5# Saha Nu Nyieun Theme-na

Saya jawab yang bikin theme-nya adalah saya sendri, ya saya sendiri, di halaman project ini, terdaftar website/aplikasi yang saya develop, dan sebagian besar semuanya adalah Full Stack yang berarti back-end maupun front-end/theme nya adalah dikerjakan semuanya. Seperti halnya web JDIH, Subdomain Web Dekrenasda, Web Tourdelinggarjati, Web DPRD versi 2 saat ini ( Sidewa-Pasti ), Multisite SKPD versi 1, Website Kampus2 Stikku Cirebon, Korpri, Covid 19, itu semuanya FULL STACK.

Tetapi saya juga tidak berhenti menduga, kenapa orang tersebut tetap selalu menyindir dengan pertanyaan "Siapa Theme-nya", setelah dipikir lebih dalam, saya menduga, bahwa pertanyaan tersebut diakibatkan karena saya berucap ke pa Yudi Suprayudi dengan ucapan "Kalo ada yang nanyakan siapa yang bikin block/style ini, mohon diawab saya (Luki ugianto)", eh eh bukan, ucapan saya menirukan bisikan dengan ucapan begini "Upami ada nu nanyakan siapa yang bikin block/style ini, pa yudi jawabannya apa?", pa yudi langsung jawab "Ya pa luki atuh". Nah itu kejadian tahun 2019/18an kali ya, lupa lagi. Waktu itu saya bikinkan blok khusus untuk menampung "Berita Desa" di website kuningankab.go.id, nah setelah jadi saya masuk ke meja pa yudi dan melaporkan hasilnya dan terjadilah ucapan itu. Lantas apakah saya berbohong, Tidak!!, Memang semuanya saya yang bikin dan desain, dari mulai tipe konten, block, view, sampai styling css, semuanya saya. Memang di halaman project theme/styling website kuningankab.go.id dibuat oleh pihak 3 (intigraphic 2014 dan intiwebs -- surabaya), tetapi itu hanya pada masa pembuatannya dan masa-masa evaluasi, sedangkan masa-masa pengembangan setelahnya tidak, jadi ketika ada kebutuhan styling baru, saya tidak bisa menyuruh mereka, karena perlu anggaran, oleh karena itu untuk kebutuhan berita desa itu saya sendiri full yang mengerjakan (-- bukan pa hermanto pula yang bisikan saya dengar saat ini -- pa hermanto ke kantor diskominfo ke seksi saya hanya saat kegiatan anggaran pelatihan TIK 2012, ke JKT upgarde HD/RAM 2014, SPJ/Bendera Upgrade Web 2014, dan Instruktur pelatihan Multisite SKPD versi 1 2014 -- tapi hanya instruktur, detailnya lihat disini dan blog ini. Hanya keempat aktifitas itu, sedangkan aktifitas lainnya saya lihat pa hermanto mensupport ke bidang IKP, bahkan website kuningandigital.id itu muncul ketika men-support Bidang IKP, bukan di APTIKA).

Alternatif kedua sindiran itu kemungkinan juga akibat saya mengucapkan kepada Pa Topan bahwa Web ini (merujuk ke web dekranasda.id) theme-nya saya yang bikin, padahal pelontar bisikan "siapa yang bikin theme-nya" itu tahu bahwa saya minta anggaran 1 juta untuk bikin theme websitenya tentunya ada invoice/kwitansinya. Memang betul awalnya setelah saya bikin web dekranasda subdomain, maka web tersebut akan dibuatkan sendiri domainnya .ID, saya mengajukan apakah theme-nya mau lebih bagus ga, kalo pingin lebih bagus, saya kontak temen saya untuk dibuatkan lebih bagus, dan biaya themenya 1 juta. Akhirnya disetujui dan diberikan, tetapi sayang ternyata pihak intiweb mengerjakanya hanya bersifat tuning css aja, jadi hasilnya website walau sedikit berwarna warni tetapi tanpa ada perubahan, tidak membuat theme baru,  tidak membuat blok/layout yang unik berbeda dengan buatan saya, sehingga saya melihatnya hanya sedikit perubahan. Jadi memang benar secara logika theme-nya adalah buatan saya, dan saya pun tidak bisa mengatakan theme-nya buatan orang lain karena tidak semuanya mereka yang bikin.

Saya kira cuma 2 itu aja, penyebab bisikan "Siapa theme-nya", karena theme website lainnya seperti www.kuningankab.go.id 2014 - 2022, multisite SKPD versi 2,  Multisite Desa,  saya tidak pernah mengatakan bahwa itu theme saya yang bikin, tetapi sesekali saya menceritakan sejarahnya saja bahwa Mock-Up Desain-nya saya yang bikin.
 

Silahkan simak Blog/Vlog saya lainnya, disana juga tersisip cerita ini

6# Sakumaha IT Na

Sebesar yang saya ungkapkan dalam website ini, lantas kenapa saya tidak ikut Inpassing Pejabat Pranata Komputer tahun 2017/18 silam, sudah saya tulis dalam blog berikut :

  1. https://lukisugianto.web.id/blog/sehari-hari-memegang-domain-website-server-dan-aplikasi-tetapi-bukan-fungsional-komputer
  2. ya nanti dicari lagi lupa di blog mana

Dan karena itu pula saya saat ini masih ragu apakah saya termasuk personil yang disebut TIM IT apa bukan, seperti halnya pa yusup sopyan tanyakan pagi ini (04/09/2023) dalam judul diatas, karena secara de yuro tidak ada TIM IT Diskominfo kecuali TIM IT Command Center (tidak termasuk saya), dan saya pun jelas-jelas bukan pejabat fungsional khusus pranata komputer.

7# Sakumaha Pinternya Nyaneh

Seandainya itu pertanyaan lurus, sebagain besar sudah saya publish-kan di website lukisugianto.web.id ini, pa yusup sopyan dapat menilai seberapa besar pinter atau bodohnya saya, Tetapi pertanyaan itu bukan explisit, jelas bukan explisit, seperti halnya pada saat saya berangkat kantor pagi ini (tulisan ini ditulis pada jumat 1 Sept 2023 pukul 8.00an.), "Sakumaha pintermya nyaneh" terdengar setelah saya melewati bundaran cijoho, begitu juga sehari sebelumnya beberapa saat setelah keluar dari gang rumah menuju kantor. Pertanyaan itu jelas ingin menunjukan seberapa besar kepintaran saya menghadapi fenomena ini, Saya ingin tegaskan jawabannya bahwa, sudah pasti saya kalah, sudah pasti saya kena, karena apapun yang saya lakukan/tunjukan, pasti akan terlihat orang lain, ditunjukan yang lain. Begitupun usaha untuk menghindari pasti akan dilakukan seribu langkah sehingga arahnya akan berujung ke saya, seperti haknya yang saya dalam statement/disclaimer di footer web ini, halaman about, dan tersisipkan di puluhan blog dan vlog.

 

8# Apakah ada ditempat yang di dengar tetapi ketika di cek tidak ada

Dipastikan tidak ada, karena kalau ada pasti ga akan di cek, dan kalau pun ada, pasti bukan orangnya, dan seandainya menurut anda itu yang bukan orangnya bisa jadi itu adalah orangnya atau bagian dari kerabat orangnya, atau bahkan lebih parah lagi itu bagian dari orang orang anda.

9# Siapa Registrant Kuningankab.go.id

Kalau melihat lebih dalam vlog saya yang ini, mungkin anda akan menduga bahwa registrant adalah yang tercantum pada nama registrant. Tetapi tunggu dulu, liat blog saya yang ini, kalau anda percaya cerita di blog itu, pasti anda akan sama logianya dengan saya bahwa bahwa yang registrant bukanlah yang tercantum, sesuai dengan alasan dan pertimbangan yang saya ungkapkan. 

  1. https://lukisugianto.web.id/what-i-have-done/domain
  2. https://www.youtube.com/watch?v=A7fEO8fJ2wc
  3. Silahkan liat lainnya di blog/vlog saya.

Kemudian, seyognyanya yang jadi pertanyaan bukanlah Siapa Registrant Domain kuningankab.go.id tahun 2017 itu, tetapi menurut saya yang lebih pantas diajukan pertanyaan adalah Siapa Personil Pengelola Domain kuningankab.go.id??, dan Siapa Pengelola Website kuningankab.go.id-nya. Nah dari situlah kita bisa menduga menarik kesimpulan siapa personil fase-fase setelahnya yaitu yang berkaitan subdomain, hosting dan server-nya.

10# Siapa Pengelola Hosting

Pengelolan hosting pertama kali dikelola di Server Website Pemkab Kuningan (server1.kuningankab.go.id) yaitu tahun 2012, dimana saat itu Server masih berbentuk VPS dan 2013 Dedicated, dengan akun hosting cpanel satu-satunya yaitu kuningankab.go.id. Selanjutnya tahun 2016 ada hosting domain diluar kuningankab.go.id yaitu tourdelinggarjati-kuningan.com dan kemudian tahun-tahun berikutnya setelah 2019 yaitu RTIK Kuningan, Desa Cisantana, Karangtaruna, dan beberapa lainnya, terkahir di 2023 ada domain lainnya yaitu masjid-syiarul-kuningan.or.id dan konikuningan.or.id.

Pertannyaannya siapa pengelola server web pemda??, pengelola server web pemda adalah pengelola website pemda itu sendiri, dan dalam hal ini adalah seksi PDE/PPI, yang sepenuhnya dikelola mandiri oleh saya sendiri Luki Sugianto, A.Md.

Jadi tidak benar kalau ada jawaban bahwa pengelola hostingnya adalah di seksi pengelola hosting dalam hal ini bidang ITIK, dimana sepengetahuan saya sejak tahun 2018 memang di Bidang ITIK ada uraian tugas mengelola hosting, tetapi sebelum 2018 saya pastikan tidak ada, dan saya baru ngeh ternyata di Bidang ITIK ada tugas pengelola hosting pada awal-awal 2020, yaitu ketika ada "keributan ghaib bahwa saya ditekan untuk bekerja sesuai tufoksi" ketika saya akan meng-upgrade server2.kuningankab.go.id menjadi dedicated server untuk mengganti server proxmox APTIKA yang sudah tidak digunakan. Sedikit melebar, nah karena ada keributan itu akhirnya saya mengurungkan melaksanaskan reinstalasi server bekas proxmox menjadi dedicated server2.kuningankab.go.id, dan saya menyerahkan kembali server proxmox tersebut ke bu roro, dan bu roro diserahkan ke bidang ITIK, dan kemudian bidang itik oleh pa heri juheri mengsintalsinya dengan Proxmox versi 5 untuk melayani yang mereka sebut layanan hosting (walau sebenernya VPS) .

Pertengahan awal 2020, kurang lebih beberapa bulan sejak Server Proxmox fase 2 tersebut dioperasikan, penglihatan saya banyak kendala yang dialami oleh user, hal ini dikarenakan user tidak terbiasa dengan OS Linux, mungkin mereka terbiasa dengan interface cPanel. Disisi lain pengelola proxmox menerapkan 1 IP Public dan 1 VPS untuk 1 Subdomain, sehingga alokasi IP Public yang waktu itu estimasi kurang dari 8 buah (semuanya 16) pasti tidak akan cukup melayani subdomain yang banyak mengajukan. Oleh karena itu, saya terpakasa membantu setting VirtualHost agar 1 VPS/1 Ip Publik bisa dipakai bersama.

Tetapi kemudian karena banyak kendala di VPS, dan ada sesuatu yang tidak bisa saya sebutkan explisit disini, akhirnya pengelolaan subdomain hosting cPanel pertengahan tahun 2020 tersebut terpaksa kembali saya handle dan di tempatkan kembali ke server1.kuningankab.go.id sampai dengan tahun 2021.  

Kembali ke paragraf awal, nah disana yang saya sebutkan adalah hosting diluar domain kuningankab.go.id, bagaimana dengan hosting subdomain kuningankab.go.id, untuk hosting subdomain kuningankab.go.id juga untuk pertama kalinya di tahun 2019 di hosting di server web pemda kuningan, yang kebetulan tahun 2019 itu server web pemda kuningan dialihkan ke server2.kuningankab.go.id berbasis VPS karena akhir 2018 server1.kuningankab.go.id nya down dan diberhentikan, dan selanjutmya ketika di hidupkan kembali, akun2 hosting di server2 dimigrasikan ke server1 kembali. 

Nah pada tahun 2021 barulah Bidang ITIK membuat pelayanan hosting cPanel (itupun atas inisiatif saya dan pa herijuheri yang baru di mutasi), dengan membuat VPS di server Proxmox dengan nama server serverhosting.kuningankab.go.id (diinstall oleh saya, di maintenance oleh : fase tahun pertama pa heri juheri, pase tahun kedua saya sendiri, dan fase tahun ketiga 2023 oleh Febi. untuk fase 1 awal2 di bimingi sayq, untuk fase 3 sampai saat ini masih saya bimbing, kemarin 31/08/2023 pagi saya mengajari febi reset password akun hosting sibadumirakyat -- archive WAchat saya dengan febi, download disini).

    Sehingga untuk hosting cPanel sejak 2021 terbagi di 2 server yaitu di dedicated server1.kuningankab.go.id dan vps serverhosting.kuningankab.go.id, nah untuk sebaran hosting aplikasi subdomain yang dipegang diskominfo seluruhnya, saya share di WAG DATA Diskominfo bulan lalu, screenshot disini.

    selengapnya lihat di :

    1. https://lukisugianto.web.id/what-i-have-done/server
    2. https://lukisugianto.web.id/what-i-have-done/mengelola-swa-lainnya/vps-serverhosting
    3. https://www.youtube.com/watch?v=9VcsL4_l4pw
    4. lainnya silahkan liat satu persatu blog/vlog saya.