Makanya Sama Tenaga Ahli

Seperti biasa setelah makan siang, setalah sampai kantor saya tidak langsung naik ke atas, tetapi memilih duduk di sofa,, setelah duduk pikiran saya tertuju ke website yang masih belum bisa diakses, saya coba cek buka lagi, oh bener masih belum bisa, dan saya langsung inisiatif untuk kirim ticket keluhan melalui portal layanan.

Tetapi karena kurang nyaman bersebelahan dengan siswi PKL, akhirnya saya pindah duduk di belakang meja tamu berdampingan dengan pa toto bako,,

Sambil sedikit kesal karena dalam kurun 24 jam sdh terjadi 2 insiden, ditambah lagi proses pemberitahuan harus melalui kirim ticket yang juga isiannya juga sedikit rumit dimana harus disertai evidence, akhirmya saya males, dan brak hape saya lepaskan dan simpan di meja.

Selang beberapa detik kemudian, lewatlah seseorang ( -- ibu pejabat yang dulu 2005-2006 atasan saya)  dari arah sebelah kanan menuju ruang sekpri sebelah kiri, dan tepat setelah melintas saya, terdengar bisikan "Makanya Sama Tenaga Ahli",  yang dari bisikannya jelas seperti meledek saya karena mungkin menurutnya saya tidak berbuat banyak ketika website tidak bisa diakses.

Selang semenit kemudian, ketika saya komat kamit di dalam hati karena dibisiki seperti itu, tiba tiba terdengar bisikan lagi yang kali ini dari seorang laki laki dengan lontaran suara "DI DOS".

Ooooh sy baru faham, ternyata bisikan "makanya sama tenaga ahli" itu dikarenakan persepsinya bahwa saya tidak faham terkait DDoS (baca didos) yang terjadi sehari sebelumnya, dimana saya tidak mengomentari langsung di WAG kantor.

Bah, ok cukup ini dulu sebagai prolog pengingat, nanti diupdate.

Update (09/01/2024 07:58 - ++ ) Alhamdulillah pagi ini saya cek website normal kembali, cuma untuk akses cpanel masih login invalid, dan barusan saya koordinasi ke tim PDN terkait kendala ini. Selanjutnya menyeimbangi teman teman yang belum masuk ruangan karena masih di kantin untuk sarapan pagi, saya teruskan blog ini sebagai klarifikasi terkait bisikan "Makanya sama tenaga ahli" ini.

SALAH KAPRAH.

Jadi saya kira stetament pembisik "Makanya Sama Tenaga Ahli", adalah salah kaprah, karena seyogyanya seandainya pembisik melihat sejarah website kuningankab.go.id di sini, dan juga blog yang ini dan ini. nampak jelas bahwa sejak pertengahan 2022 ( Upgrade WP 6), website kuningan telah diserahkan ke tenaga ahli (--bukan bikinan saya lagi begitu juga maintenance aplikasi CMS-nya seperti perjanjian saya dengan pembisik setahun sebelumnya yang harus oleh bukan saya). Begitu juga untuk hosting website kuningankab.go.id yang dimigrasikan ke layanan Hosting PDN (--tidak di server1.kuningankab.go.id yang masih saya kelola), itu juga menunjukan bahwa pengelolaannya telah di serahkan ke Tenaga Ahli c.q. kemenkominfo.

Jadi statement beliau adalah keliru, dan seandainya statement beliau itu dikarenakan melihat saya mengeluh ketika akan membuat ticket di Smartphone juga salah, karena saya tidak merasa berat menghubunginya, dan tidak bisa juga diserahkan ke tenaga ahli, karena contact person dari layanan hosting PDN dan juga VDC Pemkab Kuningan harus berstatus PNS dalam hal ini saya adalah satu-satunya. Saya sedikit malas/emosi saat itu lebih dikarenakan agak kurang nyamannya UI/UX portal layanan ticketing ketika menulis melalui layar Smartphone, bukan terkait bahasa/pejelasan yang harus saya tulis/ungkapkan di field-field isian.

Begitu juga apabila pertimbangan beliau dikarenakan saya tidak comment langsung di WAG Diskominfo yang menganggap saya kurang komunikatif dan tidak faham teknis juga salah, karena harus diketahui bahwa informasi dari bu subkoor PPI ke WAG Diskominfo yang dapat response jempol dari anda adalah tulisan yang saya kirimkan kepada-nya sehingga tak perlu saya ulangi/perjelas lagi sebagai staff. Begitu juga dengan penjelasan penjelasan lainnya baik ke PDN dan Ke bu kabid APTIKA sudah jelas menunjukan saya memberikan penjelasan yang lugas dan jelas yang menunjukan pemahaman saya terkait masalah security ini, (all evidence chat terlampir).

DDoS.

Terkait DDoS (distributed denial-of-service) saya tidak perlu menjelaskan di blog ini, begitu juga terkait pecegahan, mitigasi dan recovery yang efektif terhadap DDoS Attack, silahkan search di internet. Saya tidak ingin menjelaskan bukan karena saya tak mampu tetapi lebih karena kepatutan saja, karena yang menjelaskan itu ada spesialisasi khusus keamanan yang ada di seksi lain (manggala informatika). Tetapi saya sedikit faham terkait keamanan server dan aplikasi lewat training-training yang pernah saya ikuti dan juga penerapannya dalam mengelola server1.kuningankab.go.id (liat vlog ini). Dan sudah terbukti bahwa sejak website kuningankab.go.id di hosting di servernya (server1.kuningankab.go.id) sejak 2013-2022 tidak pernah terjadi DDoS. Saya cari di email dari pihak Ardhsoting tidak pernah ada pemberitahun DDoS, tetapi yang terdeteksi oleh network data center adalah pemberitahun adanya aktifitas mailware di sisi server yang saya kelola yang terhubung di salah satu akun sharehositng (terlampir).

Demikian, semoga lebih mencerahkan, dan sedikit masukannya karena "Sedang" (--sesuai bisikan yang saya dengar berikutnya) mencari dari solusi permasalahan ini.