Virtual Data Center IGCP

Durasi

00:49:01

Tanggal Premiere

Deskripsi

Ketika saya ngerjain bahan-bahan untuk video ini tadi pagi di kantor (07/12/2022), ada bisikan yang membentak marah ke telinga kanan saya “TEU PERCAYA !.”, dan disusul bentakan cacian lainnya yang maaf tidak bisa saya sebutkan.

Salah satu dibuatkan website/blog/vlog saya pribadi ini supaya pihak yang marah ini pikirannya terbuka dan bisa menerima lapang dada bahwa saya BUKAN LAGI orang yang keahlian seperti anda lihat ketika pertama kali saya masuk cpns di tahun 2005, yang kerjanya cuma maca-maca buku/koram, bantu ngetik-ngetik doank, bahkan PDF pun belum tahu, walaupun disisi lain anda pun terkaget-kaget karena ternyata saya hapal script html, bisa sharing printer (walau bisikan PING dari anda tidak mau kalah), atau bahkan saya mengenal service-service internet (tidak hanya ssh, tapi http, ftp, dns pun sebenarnya sy sudah mengenal).

Berbekal semangat dan antusian untuk belajar, disertai sumber bahan pelajaran yang banyak dan mudah lewat internet, ditunjang juga kesempatan untuk meng-aplikasikannya, Alhamdulillah saat ini saya faham semua, dari mulai aplikasi, server, networking, virtualisasi dan sekarang tentang Public/Private Cloud, dan saya buktikan pula sebagian itu dengan sertifikasinya.

Jadi sayalah yang mengoperasikan IGCP yang saya tayangkan ini, bukan tenaga ahli seperti yang anda bisikan dengan ucapan “foto” atau “theme”, bukan pula dilakukan oleh bidang insfras (P Wawanmul, P Retno/Ari, Ayi atau Ugan/Febi terbaru) seperti yang anda bisikan kepada saya dengan ucapan “Konten.”, “Tufoksi.”, atau bahkan yang amat lucu yaitu bisikan “Registrant !” yang selalau dibawa-bawa bahkan sampai ke google analytic. Atau bahkan anda suka menyebut "IKMI" karena di samping saya ada lulusan bandung dan kuningan walau anda mengenyampingkan berapa lama dia kerja di diskominfo. Atau jangan-jangan anda pun membisiki saya dengan statement "logikanya nya lain nyaneh" seperti yang dibisiki pa yusup sopyan, karena salah satunya logiknya bahwa yang mengerjakan ini logikanya adalah PRAKOM.

Di video ini saya ceritakan kenapa IGCP ini saya yang pegang dan alasan saya kenapa masih saya yang pegang walau jelas jelas VDC yang turunan dari DC itu menurut pendapat saya dan logika anda juga bukan tufoksi bidang saya (Aplikasi) tetapi lebih ke bidang infrastruktur.

Bagi saya sog aja ambil kalu maumah ini barang/kerjaan, perkara mudah karena semua ini kan sebenarnya terkontrol oleh 1 bisikan, tinggal meminta izin ke atasan saya dan yang nyuruh saya (B Roro).

Walau saya tidak rugi dan tidak terlalu melelahkan mengoperasikannya, tetapi tetap saja menghadapi/melawan bisikan “Someone doesn’t believe me” ini sangat menyita pikiran dan konsentrasi, sehingga akan lebih baik untuk meninggalkannya.

Ok, Sekian terima kasih.
--- lukisugianto.web.id