Miskin

Setelah cek out dari hotel ibis cikini ( 19/03/2023 pukul 10.55), sengaja saya mampir dulu di cafe di lantai bawah untuk mengisi perut kembali setelah porsi sarapan pagi di hotel jam 7.15 terkuras akbiat aktifitas melihat-lihat CFD di bundaran HI. Ketika masuk dan duduk di kursi itu muncullah bisikan dengan jelas dan nyata "MISKIN", seolah oleh pelontar bisikan itu c.q. pa yusup sopyan membisikan yang melihat lainnya bahwa tidaklah mungkin seorang pns miskin seperti saya masuk ke cafe tersebut Mendengar bisikan itu segeralah saya buat status whatsapp di tempat itu, untuk mempersepsikan ke yang melihat bahwa sayalah yang sedang disana.

Sabtu 18 Nopember 2023, niat saya untuk menonton worldcup u17 secara langsung akhirnya bisa kesampaian, niatnya rencana ini tidak mau bocor, tetapi akhirnya bocor 2 minggu sebelumnya ketika teman-teman ribut akan healing ke bandung, akhirnya saya lontarkan bahwa saya juga  sudah pesen ticket nonton worldcup u17 dan rencana pulangnya mau naik kereta cepat. Maksud berkata itu adalah agar "some one out there" bisa melihat juga bahwa yang berkata akan pergi healing minggu-minggu kemudian adalah saya juga. Tetapi setelah saya tanya kembali beberapa hari kemudian, ternyata mereka menjawab bahwa itu hanya ngobrol-ngobrol yang boongan.

Semenjak berada disana saya mendapat berbagai macam bisikan-bisikan, ludahan (seperti yang sering saya share di blog sebelumnya) juga saya rasakan beberapa kali ketika memasuki arena stadion JIS, bahkan ketika tidur saya terbangun karena seperti ada yang mengetok-ngetok pintu sambil membisiki saya dengan ucapan "buka", "buka".

Alhamdulillah perjalanan nonton worldcup u17 saya bisa saksikan tanpa aral melintang, beruntung juga dapat kursi tepat sejajar dengan garis tengah lapangan sehingga dapat melihat dengan jelas dan seimbang, cuaca pun sangat mendukung cerah ketika berangkat jam 15 sore, sehingga saya bisa santai-santai berkeliling dan sempat menonton babak 2 antara german vs venezuela, menjelang malam pun cuaca yang tadinya mendung mendadak cerah sehingga bulan terlihat di langit stadion, sehingga pertandingan antara usa vs france pukul 19.00 bisa saya tonton tanpa rasa was was pulang kehujanan, dan akhrinya saya bisa saksian full sampai 21.00 kemudian pulang dari komplek stadion JIS sekitar 21.30an.

Besoknya setelah mandi dan sarapan pagi, karena malas diam diri di kamar menunggu pulang jam 10, saya pergi dan jalan-jalan berputar-putar di Bundaran HI, dan diakhiri dengan foto di stasiun MRT yang lagi viral itu. Nah setelah cekout saya mampir dulu ke cafe di bawah dan bisikan "miskin!" inilah yang akan saya kupas lebih dalam di blog ini.

Setelah selesai minum coffe dan sedikit cemilan pisang goreng, saya langsung pesen grab menuju stasiun, dan tepat pukul 12 kereta woosh melesat menuju tegalluar. Sesuai rencana walau saya pesen tujuan tegalluar, tetapi saya akan turun di padalarang dan menuju kuningan via shuttle bdg-kng pasteur, tetapi karena yang turun di padalarang cukup banyak, saya khawatir ga kebagian kereta feeder selain juga saya takut "some one out there" akan mempresepsikan bahwa saya berjalan sesuai yang tertera di ticket, sehingga takut akan keterbatasan. akhirnya saya lanjutkan ke tegal luar dan 10 sampai disana +/- 10 menit kemudian.

Sesampianya disana saya jadi mikir untuk mampir dulu ke masjid al jabbar sesuai rencana pertama kali, tetapi info dari petugas dishub disana bahwa jalan ditutup, dan akhirnya saya putuskan langsung pulang dan menuju shuttle bis bhineka jatinangor. Tapi saya tidak langsung ke shuttle, dan tergoda untuk naik bis damri, akhirnya saya naik bis damri, dan turun di jalan sukarno hatta dan menuju shuttle jatinangor dengan gojek (-- saya mendengar bisikan akan di rosting, mungkin kejadian yang waswas naik ojek dari sutta ke jatinangor ini yang akan di rosting mereka). dan alhamdulilah saya berangkat dr jatinanor pukul 14.30 dan sampai di rumah kuningan pukul 17an.

Ok cerita miskinnya akan saya konfirmasi di waktu mendatang, jadi stay up to date disini.

UPDATE 21/11/2023 Pukul 08:26
Ada sedikit perbaikain beberapa kalimat diatas karena typo dan sedikit dilengkapi supaya enak dibaca, versi sebelum diupdate bisa dilihat disini (--maaf sistem drupal node revision tidak saya gunakan). Sedangkan untuk cerita miskinya tetap di waktu yang akan datang saja.. ditunggu

UPDATE 22/11/2023 Pukul 08:48
Untuk cerita miskinnya masih akan saya ceritakan di waktu mendatang, update kali ini saya hanya upload foto-foto rangkaian perjalanan sabtu dan minggu kemarin (18-19/11/2023), so ditunggu saja update terakhirnya

Foto-foto rangkaian perjalanan sabtu-minggu(18-19/11/2023), di JIS, Bundaran HI, Stasiun Kebarangkatan KCIC Halim, gerbong KCIC, dan terkahir stasiun Kedatangan KCIC tegalluar. Untuk foto maksi di warung nasi padang ditambah lagi di hokben huis cikini, serta makan pagi di penginapan tidak di share di atas, hanya saya tulis aja disini sebagai pengetahuan bagi "some-one-out-there".

UPDATE 23/11/2023 Pukul 20:04
Baik, karena terburu dengan adanya blog terbaru terkait "pulpen", saya akan ringkaskan cerita miskin ini.

Seperti dijelaskan di atas bahwa tujuan pa yusup sopyan melontarkan bisikan "MISKIN" adalah untuk mempersepsikan kepada "some one out there" bahwa yang sedang memesan kopi di cafe tersebut diatas bukanlah saya, entahlah maksudnya siapa, mungkin bayangan "some one out there" adalah seorang PNS yang kaya raya, rumahnya megah, dan bermobil mewah seperti PNS PNS di Pemkab Kuningan/Diskominfo yang saya liat perkembangannya saat ini.

Saya ingin sampaikan bahwa walaupun saya PNS Miskin, rumah di kompleks segitu memprihatinkanya adanya, kendaraan boro-boro mobil mewah, hanya honda beat satu-satunya pembelian tahun 2014 yang saya punya. Tetapi saya tidak buta pengetahuan dan pergaulan, saya tetap menyimak medsos dan info trending viral lainya, sehingga dengan dana gaji bulanan PNS Gol 3c dan TPP 1,1jutaan, saya bisa mencurahkan hasrat sekedar makan dan minum serat hiburan kecil seperti yang terlihat di beragam medos tersebut, Sebulan 2x saya rutin pergi ke mall (kadang sendiri kadang berdua ) untuk sekedar makan dan ngopi di cafe dengan harga segituan dan saya juga tidak ketinggalan untuk nonton film box office di bioskop ( mungkin anda tidak mengira saking penasarannya nonton film di studio yang lebih canggih yang tidak ada di di cirebon, saya bela-belain sempatkan nonton film di studio XXI yang 3D IMAX di bekasi PP Kuningan Bekasi).

Memang mungkin orang tidak melihatnya atau orang menyangkanya orang lain dikarenakan saya tidak share di WA, tetapi akhir-akhir ini terpaksa saya share di WA untuk sekedar membuktikan walaupun dengan resiko orang yang melihat status WA saya akan di anggap saya oleh "some one out there".

Mungkin agak panjang lagi, dari bisikan-bisikan lainnya yang saya dengar tentang Miskin ini dikaitkan dengan hal-hal lainnya yang merujuk "sesuatu" di tahun 2006/2007 yang anda/some one out there di anggap merujuk kepada teman-teman saya. Saya sampaikan bahwa seandainya flashback ke belakang tahun 2005/6/7an, saya mungkin agak sedikit beruntung daripada teman-teman yang saat ini lebih kaya. Tahun itu saya sudah PNS yang lain masih honor dan penghasilan tak seberapa, untuk pendidikan pun saya sudah D3, banyak teman-teman yang sekarang S1 itu tahun-tahun itu masih SMA. jadi tidak fair apabila anda mengatakan bahwa sesuatu itu merujuk ke teman-teman saya yang sekarang lebih kaya dari saya, tetapi "sesuatu" itu terjadi di tahun 2006/7 dimana saat itu saya lebih kaya dibanding yang anda rujuk saat ini.

Contohlah pa aris, pa maman pw/ nuryaman, imas, sri, dan lainnya, punten mereka semua kontrak dan pendidikan pun dibawah saya, begitu juga alm pa wawanmul, saya lebih dulu PNSnya dan pendidikan pun sama D3. Lain halnya pa retno/pa ary walau sudah S1 tetapi waktu itu dia juga ga kaya-kaya amat, waktu itu motor nya jenis VIAR, bukan Mobil Rush Putih Nernopol cantik 1881 yang tahun-tahun kemarin dipakai sebelum dan sesudah menjabat di BKPSDM.

Begitupun saya walau waktu itu saya ga kaya kaya amat (ke kantor naik angkot dan beli motor pun dengan menggadai SK PNS), tetapi saya juga ga miskin-miskin amat, status keluarga bukan tergolong tidak mampu, bapa saya bekerja di Bank BRI Cabang Cirebon (pensiun 1992), ibu pun berwiraswata salon kecantikan/rias pengantin sehingga bisa meningkatnya sedikit status keluarga. ( menelisik miskin/kaya nya keluarga saya, mungkin bisa anda baca blog saya sebelumnya, dan vlog pernikahan kaka saya di gragehotel 2009 silam). 

Sedangkan teman teman baru saya lainnya yang masuk sudah PNS, tarohlah Pa Anjar, beliau juga ga kaya kaya amat sepertinya, waktu pertama kali masuk kantor dia biasa-biasa aja, kekayaanyapun merintis dari motor biasa, mobil sedan jadul, merangkak ke AVP dan terkahir yang bikin heboh yaitu tahun 2015 berupa mobil freed putih berornem Hello Kitty juga tidak mungkin karena dia masuk setelah "Sesuatu" itu teranggap. Sedangkan untuk bu yuli ya itumah memang orang kaya berkecukupan, pernah juga saya betemu bu yuli beserta keluarga ketika saya akan nonton "Finding Dory" di CSB ( -- ya bisa jadi yang dianggap suka main di crb itu adalah dia seperti yang saya dengar bisikannya), dan terkahir untuk rengga (saat ini subkor saya) yang "some one out there" anggap juga mungkin tak perlu saya bandingkan lah, dengan masuk dia di 2011 juga menunjukan bukanlah yang dirujuk itu.

Demikan penjelasannya, semoga anda dapat fahami sifat/kebiasaan dan hasrat saya untuk tidak malu masuk ke cafe/rumah makan modern kekinian di perkotaan untuk sekadar ngopi atau mengisi perut yang laper dan melawan bisikan anda ketika saya masuk ke cafe diatas dengan bisikan kurang lebih "geus cicing bae ari miskinmah ulah kamana mana" atau bisikan sebelum berangkat ke JKT dengan ucapan "Kalau liat tuh kebawah".

Sekian

 

UPDATE 24/11/2023 Pukul 08:18
Ada perbaikan dan penyemmpurnaan di bagian UPDATE 23/11/2023 Pukul 20:04, berupa penyisipan dan penghapusan kata di beberapa kalimat agar lebih jelas maksudnya, kemudian untuk contoh-contoh teman, saya tambahkan dengan profil teman yang datang sudah berstatus PNS,