Geus Gandeng Ceuk Nu Nandatangana Lain Nyaneh

Bisikan diatas saya dengar beberapa detik yang lalu, dimana jelas sekali intonasi dan bisikannya mirip pa yusup sopyan menjadikannya sebagai jawaban dari bisikan yang saya dengar sejak saya membuat jawaban surat di bawah ini yaitu sejak selasa dengan ucapannya "nya logikana lain nyaneh " ketika saya duduk di meja kantin dikarenakan setelah menyelesaikan pembuatan surat tersebut untuk di didisposisikan ke sub koornya, subkoornya beberapa menit sebelumnya beranjak pergi.

Ya malem ini juga saya dapat serangan, tepat setelah WA2an saya terlepap tidur dan serangan datang, tubuh terasa di gurinda, ditembak berkali kali, dan ketika itu pula bisikan lain terdengar "Mari Kita Kaya. Mari Kita Kaya"..

dilanjut.

Alhamdulillah pagi ini, sambil ngopi sarapan saya mencoba meneruskan blog ini, tetapi yang hendak saya sampaikan adalah kejadian sebelum tidur, yaitu serangan yang datang kembali hari-hari ini setelah sekian lama tidak datang.

Minggu ketika terlelap tidur siang di sofa pun saya mengalami serangan, tetapi bukan seperti di gurinda tetapu waktu itu badan dan tangan seperti ada yang menarik narik, begitu juga perut seperti ada yang memeras (Allahu Akbar).

Perut seperti di peras, dan di bawah seperti ada yang menonjok juga terjadi agi ini juga setelah saya terbangun dan buru-buru menulis secuil paragaraf yang berisi bisikan di atas.

Tidak hanya minggu siang ketika terlelap tidur, senin malem selasa pun sepertinya saya mengalami juga, tapi saya lupa entah bagaiamana bentuknya, tetapi yang jelas saya justru tidur nyenyak tanpa serangan ketika selasa malam rabu, yaitu hari dimana saya menulis surat balasan terlampir dan menyerahkan untuk di disposisi ke sub koor dan hari dimana siangya juga saya dapat bisikan "nya logikanya lain nyaneh".

Saya suka berpikir kenapa semalem kejadian begitu, saya kemana aja, saya ngobrol apa aja, saya makan apa aja, saya pergi kemana aja, saya bertemu siapa apa, karena berdasarakan pengalaman biasanya kejadian tersebut timbul akibat aktifitas sebelumnya. Dan saya menyakini penuh hal ini terjadi karena ada keterbasatan, dimana saya disangka orang lain, dan pada akhirnya orang lain disangka saya, hal ini diakibatkan adanya handelitas orang yang berbuat baik dan berbuat jahat.

Hari rabu kemarin dimana kejadian malem tadi seyognyanya saya izin tidak ngantor karena saya harus membantu tukang (si mawar) untuk membereskan genteng yang bocor, tetapi pagi-pagi saya batalkan perbaikan gentengnya karena saya kemarinnya diinstruksikan menjaga bidang aptika oleh bu kabid, karena beliau beserta 2 subkoor hari rabu harus dinas luar ke bandung beserta jajaran struktural diskominfo lainnya.

Hari rabu saya juga stanbye di kantor dari sejak apel 7.30 hingga waktu pulang 15.30, pekerjaan pun santai saya hanya membuat 1 surat untuk di TTE, dan kemudian di kirim ke HP subkoor saya yang sedang ke bandung, di kantor staff semua hadir paginya. untuk makanan saya tidak makan yang aneh-aneh, saya hanya makan gemet dan kue di kantin diskominfo sebesar 5 ribu, saya juga menerima tawaran udud dari ivan di meja kerja, dan untuk makan siang sekitar 12.30 dan memilih di Rumah Makan Kebuli di jalan siliwangi sekitaran toko sumber waras.

Saya pun sepertinya tidak ngobrol serius rabu kemarin, ya hanya ngobrol sedikit bisikan ke Fikram saat pagi setelah apel, dan siangnya jam 10an saya juga menghampiri pa toto dan sedikit nyeleneh sedikit curhat bisikan.

Untuk bertemu siapa, ya pastinya saya ketika makan di luar sudah pasti saya bakal bertemu orang-orang, dan memang tujuan saya makan di luar adalah saya pingin tahu siapa yang datang, saya pingin tahu siapa yang membisiki saya yang marah-marah "Tong Ngahina Sia" dan sejenisnya, karena saya ingin bertemu orangnya dan mengatakan kepadanya "anda di handle",

Dan kebetulan di tempat makan keamrintersebut sepi, ketika saya masuk hanya ada 1 orang, dan ketika 1 orang keluar, datang 3 orang bapa-bapa yang turun dari Mobil Honda Freed dan makan di sebelah kiri belakang saya, salah satu diantaranya melihat mobil semi balap (CBR sejenisya) yang terparkir di motor beat saya nopol e 27772 zx. 

Dan saya pulang dr rumah makan kebali ke kantor sekitar 13,45 dengan rute  melewati citamba dan pasar kepuh .

Begitu juga pulang setelah sholat ashar di mushola kantor, saya tidak mampir kemana mana hanya membeli roti tawar buat sarapan dan kopi kapal api tanpa gula.

itu aja aktifitas hari itu, ya memang semuanya berpeluang terjadi keterbatasan, baik di kantor, di kantin, maupun di rumah makan, ketika makan gemet, makan keu, merokok atau makan di rm kebuli.

Saya hanya menyakini kejadian semelem adalah karena keterbasatan, bukan saya punya salah atau apapun yang menyebabkan tertuju ke saya, walau di kantor dan teman-teman lainnya seperti almarhum cecep syamsul, pa yusup sopyan, bahkan bu eva aptika juag jelas mengatakan ada yang ga suka ke saya.

Saya tetap berprinsip kepada keyakinan saya berdasarkan anilis saya, ini karena ada handelitas dan keterbasatan, karena saya bisa melihat bisikan lainnya dan rentetan step by stepnya, terbalik dengan pendapat mereka yang hanya menyakini bisikan dan tahap akhir tanpa mendengarkan bisikan dan data lainnya.

Saya setuju dengan tulisan yang saya baca, dan juga anjuran ketika curhat ke pa toto security bahwa ketika kajadian seperti itu sebaiknya pasrah saja, sayapun demikian, saya tidak bisa melawan dan pasrah saja, dan Alhamdulillah saya sehat dan bisa beraktifitas seperti biasa. Justru yang saya khawatirkan adalah ketika step by step itu terhenti di salah satu pihak, misal kepada saudara dekat/jauh saya, tentulah dia hanya tertegun dan melamun dan deperesi karena saudara-saudara saya miskin ilmu dan financial dan sebagian sudah terjadi. Lain hanya apabila terjadi ke teman-teman saya, mereka kaya ilmu (ilmu gaul dan ilmu ghaib) serta dukungan financial, pastilah mereka tidak akan diam dan terjadi lawan-melawan.

Demikian, tidak ada daya dan kekuatan kecuali dengan izin Allah, semoga kita diberi ampunan, petunjuk dan hidayah-Nya. Amin.


Update #26-10-2023 10:05
  - tambah lampiran dasar surat dan surat balasan yang sudah berTTE, di judul perbaikan kata "nyaneh" dan "Mari Kita Kaya" di BOLD.
Update #27-10-2023 18:39
  
- maaf untuk surat balasan berdisposisi dan tandatangan basah terlewat.